Rangkuman Materi
Sejarah Perkembangan, Kedudukan, Fungsi, dan Ragam Bahasa Indonesia
1. Sejarah dan Perkembangan Bahasa Indonesia
- Cikal Bakal: Berasal dari bahasa Melayu yang berfungsi sebagai lingua franca (bahasa perhubungan) di Nusantara serta tidak memiliki sistem tingkatan bahasa[cite: 3].
- Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928): Bahasa Melayu disepakati dan diikrarkan sebagai bahasa persatuan, yaitu Bahasa Indonesia[cite: 3].
- Bukti Sejarah Prasasti: Prasasti Talang Tuo (684 M), Prasasti Kota Kapur (686 M), dan Prasasti Karang Berahi (680 M) ditulis menggunakan bahasa Melayu Kuno[cite: 3].
- Peristiwa Penting:
- 1901: Ejaan van Ophuijsen disusun[cite: 3].
- 1908: Pendirian Commissie voor de Volkslectuur (Balai Pustaka)[cite: 3].
- 18 Agustus 1945: Penandatanganan UUD 1945 Pasal 36 menetapkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara[cite: 3].
- 1947: Penggunaan Ejaan Republik (Soewandi)[cite: 3].
- 16 Agustus 1972: Peresmian EYD oleh Presiden Soeharto[cite: 3].
2. Kedudukan Bahasa Indonesia
- Kedudukan Nasional:
- Bahasa Nasional (Sumpah Pemuda 1928): Lambang kebanggaan nasional, lambang identitas nasional, alat pemersatu suku bangsa, dan alat perhubungan antardaerah/antarbudaya[cite: 3].
- Bahasa Negara (UUD 1945 Pasal 36): Bahasa resmi kenegaraan, pengantar pendidikan, alat perhubungan tingkat nasional, serta pengembangan kebudayaan & IPTEK[cite: 3].
- Kedudukan Internasional: Digunakan oleh lebih dari 300 juta jiwa di dunia (2025)[cite: 3], menjadi bahasa asing kedua di Ho Chi Minh City (Vietnam)[cite: 3], dan diajarkan melalui 772 lembaga BIPA di 57 negara[cite: 3].
3. Fungsi Bahasa Indonesia
- Fungsi Umum: Alat komunikasi mencakup 5 fungsi dasar: expression, information, exploration, persuasion, dan entertainment[cite: 3].
Kuis Interaktif Bahasa Indonesia
Soal 1
Memuat pertanyaan...
Penjelasan:
Kuis Selesai!
Skor Akhir Anda:
0 / 0